
Telah tercerai genggaman kita
di stesyen bas berkarat usang
saat ku dilepaskanmu pulang
kembali ke kota gelandangan.
Aku sorok di pojok belakang
dengan sobekan merindukanmu
sehingga mesej di tangan datang
"Cinta, aku sedang ekorimu."
Lantas kupaling, ah kunampak
kenyitan si dia maha mengguruh
gugurkan hujan cinta pun menari
dari belakang bas, dia sabar mengekori.
Hingga sampai di simpang empat
basku ke kiri, sepedanya ke kanan
walau terpaksa, dia masih sempat
melambai-lambai lambaian cinta.
Aku menangkap lambaian itu
kucekup katup digenggam jari
yang tadi bercerai kini bersatu
bergelinjangan ia di dalam hati.
:)
perbatasanpadipagi
aQIlzahra010414
perbatasanpadipagi
aQIlzahra010414
ini, kalau ada butang like dah lama tekan. :)
ReplyDeleteI have asked someone to help me on this
DeleteCoz I find putting the like page is indeed tedious
But the wind of hope does no longer breeze
Hence losing of faith in that person is indeed malicious.
Tapi kalau sampai Mr Confused susah payah komen - wow!
Appreciate sangatlah saya ha :)
(:
Delete